Jumat, 27 September 2013

Masalah Sosial Ekonomi di Masyarakat


 Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat yg membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
  Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antaran nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dll. 
 Masalah sosial ekonomi dimasyarakat ditentukan dari kemiskinan, pemangguran, dll. Faktor ini merupakan faktor terbesar terjadinya masalah sosial. Apalagi setelah terjadinya krisis globak PHK mulai terjadi dimana-mana dan bisa memicu tindakan kriminal karena orang sulit mencari pekerjaan.

Cara Penyelesaian Masalah Sosial

   Pengangguran dapat menyebabkan kemiskinan dan kemiskinan dapat menyebabkan kejahatan, pertikaian dan juga hal-hal negatif yang dapat meresahkan masyarakat disekitar. Negara ini mungkin sudah sangat sering mengatasi pengangguran dan kemiskinan tersebut sebab setiap kali diatasi masih saja terdapat masyarakat yang pengangguran ataupun miskin. Oleh karena itu kita sebagai warga negara yang baik saling membantu antar kerabat sendiri agar mendapatkan kehidupkan selayaknya. Mungkin contohnya jika kita orang yang mampu kita dapat membekali mereka dengan ilmu, caranya kita menyekolahkan mereka yang kurang mampu agar masa depannya dapat berguna bagi orang lain dan juga memberikan bantuan berupa materi, memberikan beasiswa kepada masyarakat yang kurang mampu agar saat mereka ingin belajar tidak terbebani oleh masalah biaya, lembaga-lembaga sosial ikut membantu seperti mengumpulkan masyarakat pengangguran dan miskin tersebut supaya diberi penyuluhan dan diajak mengikuti pengajaran atau bekal kerja untuk mereka, dan juga untuk pemerintah agar lebih teliti lagi dalam memberika dana bantuan seperti pemberian Bantuan Operasional Sekola (BOS), pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT), pemberian kartu Askes, pemberian Raskin dan juga pemberian-pemberian lainnya yang dapat meringankan beban masyarakat pengangguran dan miskin.